Selasa, 25 Januari 2011

Sound Card


Kartu suara (sound card)

Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer. Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3:
  • Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard komputer.
  • Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI
  • Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire
 


Salah satu contoh sound card yang terbilang sangat sukses di pasaran indonesia adalah Sound Blaster, dari Creative Labs.
Untuk memainkan musik MIDI, pada awalnya menggunakan teknologi FM Synthesis, namun sekarang sudah menggunakan Wavetable Synthesis Sedangkan untuk urusan digital audio, yang dulunya hanyalah 2 kanal (stereo), sekarang sudah menggunakan 4 atau lebih kanal suara (Surround). Kualitas nya pun sudah meningkat dari 8 bit, 16 bit, 24 bit, 32 bit, bahkan sampai sekarang sudah 64 bit.
Cara Kerja
Ketika anda mendengarkan suara dari sound card,data digital suara yang berupa waveform .wav atau mp3 dikirim ke sound card. Data digital ini di proses oleh DSP (Digital Signal processing : Pengolah signal digital) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter :Konversi digital ke Analog ). Mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, yang kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.
Ketika anda merekam suara lewat microphone. suara anda yang berupa analog diolah oleh DSP, dalam mode ADC ( Analog Digital Converter : Konversi analog ke digital). Mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang berkelanjutan. Sinyal digital ini simpan dalam format waveform table atau biasa ditulis Wav(wave) dalam disk atau dikompresi menjadi bentuk lain seperti mp3.
 Gambar dari Sound Blaster :



Beberapa type Sound Card Yang terbaru :

Auzentech X-Fi Forte 7.1

 


Jika anda sedang membangun sebuah komputer gaming yang dilengkapi dengan kemampuanya menampilkan film film terbarik untuk memainkan media blueray atau pun yang tercanggih saat ini maka anda membutuhkan sound card dengan kemampuan audio fidelity, Auzentech X-Fi Forte 7.1 dapat memenuhi semua kebutuhan tersebut ini adalah kelanjutan dari Forte 7.1 yang dibuat oleh Auzentech  sound card sebelumnya, Prelude 7.1. memiliki beberapa perbedaan yang cukup besar diantara 2 card ini dimana Forte kini menggunakan PCI-E interface, dan menawarkan throughput yang lebih tinggi dibandingkan dengan Prelude PCI interface.
Seperti Prelude sebelumnya, Forte sport menggunakan Creative X-Fi chipset, namun dikembangkan dengan lebih hebat lagi, khususnya digantinya komponen standar dengan yang lebih bagus dan sudah mendukung EAX 5.0. Forte hanya memiliki sebuah 120dB D/A converter, headphone amplifier, dan microphone  pre-amp. Juga sudah teringrasi 64MB X-RAM. Selain itu juga card ini sudah dilengkapi dengan 15-pin analog I/O multicable menggantikan kabel OPAMP (operational ampli- fiers) untuk audio bagian depan kiri dan kanan.
Proses instalasinya dapat dilakukan dengan mudah, card ini didalamnya menggunakan low-profile bracket—dan sangat cocok untuk dipasangkan ke HTPC.

ASUS Xonar HDAV1.3 Slim



ASUS, Produsen terdepan untuk solusi home theather PC (HTPC), hari ini menambah anggota dalam keluarga HDAV-nya: sound card ASUS Xonar HDAV1.3 Slim. Seri sound card Xonar HDAV1.3 pemenang CES-award yang telah mempelopori revolusi dalam dunia HTPC dengan menawarkan solusi pertama dan satu-satunya di dunia untuk bitstream audio Blu-ray pada platform PC, dan penawaran terbaru ini pun tidak jauh berbeda.

Audio dan Video HD Digital Tanpa Kompromi dengan Bitstreaming Audio Blu-ray Satu-satunya di Dunia
Xonar HDAV1.3 menawarkan sertifikasi Protected Audio Playback Systems (PAPS) atau Sistem Proteksi Pemutar Audio dan sertifikasi penuh Advanced Access Content System (AACS) atau Sistem Akses Konten Tingkat Lanjut. Tanpa kedua sertifikasi tersebut, PC biasa harus menurunkan kualitas audio Blu-ray menjadi kualitas DVD (48K/16bit). Dengan memanfaatkan Total Media Theater dari Arcsoft, ASUS Xonar HDAV1.3 mampu menguraikan film-film Blu-ray dan memanfaatkan sepenuhnya format audio digital tanpa pengurangan seperti Dolby® TrueHD dan DTS-HD Master Audio™ untuk profesional, kualitas suara kelas atas pada 24bit, 96–192Khz. Xonar HDAV1.3 Slim yang menggunakan port PCI juga didesain sepenuhnya baru, dan dibuat untuk HTPC generasi selanjutnya. Dilengkapi dengan prosesor audio AV200 dan HDMI 1.3a connect tersertifikasi, produk ini mampu memberikan kualitas audio terbaik 7.1 chanel Linear Pulse Code Modulation (LPCM) sebesar 192K dan video high definition lewat port HDMI.

Didesain Sempurna untuk HTPC Next-gen
Xonar HDAV1.3 Slim dilengkapi dengan interface dasar digital HDMI 1.3, yang menampilkan bitstream format audio kualitas Blu-ray next-gen seperti Dolby TrueHD, DTS HD Master dan Dolby Digital Plus lewat aplikasi ArcSoft TotalMedia Theatre pada penerima AV milik pengguna. Kemampuan pemutar yang sangat baik ini, digabung dengan desain yang tidak mencolok dan penyangga yang juga simpel, membuat HDAV 1.3 Slim sangat sesuai untuk HTPC next-gen tanpa membutuhkan modifikasi lain.

Kenikmatan Video Sinematik Sesungguhnya
Xonar HDAV1.3 Slim menawarkan output audio dengan presisi bit per bit tanpa ada kekurangan apapun, menghindari keperluan downsampling audio Blu-ray yang mengakibatkan kualitas output audio menjadi buruk. Xonar HDAV1.3 Slim juga memancarkan video dan audio lewat satu kabel HDMI, membantu mengurangi kabel yang berantakan. Lebih jauh lagi, mayoritas kamera video yang digunakan untuk menangkap gambar pada film-film Hollywood menangkap gambar pada kecepatan 24 frame tiap detik. Konten yang terdapat pada keping Blu-ray juga didasarkan pada 24p. Dengan dukungan Xonar HDAV1.3 Slim untuk video 24p lewat HDMI, pengguna dengan LCD monitor yang kompatibel dengan 1080/24p dan pemutar 1080/24p akan mampu membawa visual yang mirip seperti di bioskop pada HTPC mereka dan merasakan sepenuhnya video digital sebagaimana saat film tersebut diproduksi di studio Hollywood.

Sekilas Fitur Utama
Xonar HDAV1.3 Slim:


  • Mendukung DTS-HD, Dolby TrueHD dan Dolby Digital Plus, format audio LPCM sampai dengan 192Khz, 24bit, dan 7.1 channel

  • Menyediakan output audio dengan presisi bit per bit tanpa ada kekurangan apapun tanpa downsampling audio Blu-ray

  • Mendukung video dengan frame rate 24p

Penulis :
NIM      : 1000631040
Nama   : Dadang Sugiarto
 

 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar